TOFI berhasil memenuhi target dengan meraih 2 Emas, 4 Perak dan 2 Perunggu

Senin, 4 Mei 2009 15:17

Print VersionPDF VersionEmail

TOFI News - TOFI berhasil memenuhi target dengan meraih 2 Emas, 4 Perak dan 2 PerungguSesuai dengan prediksi awal sebelum keberangkatan tim, Hendra Kwee, Ph.D. menargetkan perolehan medali minimal 2 medali emas. Ternyata target tersebut terpenuhi dengan merebut 2 Emas, 4 Perak dan 2 Perunggu, bahkan tanpa diduga sebelumnya salah satu anggota tim juga merebut predikat "The best experiment". Dengan demikian seluruh anggota tim APhO X Bangkok, 24 April - 2 Mei 2009 berhasil membawa pulang medali. Terlihat dalam foto dari kiri : Dzuhri Radityo Utomo SMAN 1 Yogyakarta, DIY (Emas); Fernaldo Richtia Winnerdy SMAK BPK Penabur Gading Serpong, Banten (Perak); Muhammad Sohibul Maromi SMAN 1 Pamekasan, Jawa Timur (Perunggu); Paul Zakharia Fajar Hanakata SMAN 1 Denpasar, Bali (Perak); Winson Tanputraman SMAK 1 BPK Penabur, DKI Jakarta (Emas dan "The best experiment"); Sandoko Kosen SMA Sutomo 1 Medan, Sumatera Utara (Perak); Brigitta Septriani SMA Santu Petrus Pontianak, Kalimantan Barat (Perunggu); dan Andri Pradana SMAK 1 BPK Penabur, DKI Jakarta (perak). Prestasi tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya karena ini adalah pertama kalinya seluruh anggota tim Indonesia meraih minimal medali perunggu.

Siswa-siswi yang mewakili Indonesia di olimpiade ini dipilih melalui seleksi ketat yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan Nasional. Seleksi dilakukan secara berlapis mulai dari level seleksi kabupaten/kota, provinsi, Olimpiade Sains Nasional, dan seleksi 30 besar yang merupakan seleksi tahap akhir. Siswa siswi yang lolos dari proses ini yang memperoleh hak untuk mewakili Indonesia di ajang APhO. Dari hasil APhO ini akan dipilih 5 siswa terbaik untuk mewakili Indonesia di ajang International Physics Olympiad (IPhO) ke-40 yang akan diselenggarakan di Merida, Yucatan, Mexico pada 11 - 19 Juli 2009. Dengan demikian 2 peraih emas sudah merebut kursi, sedangkan 3 kursi sisanya masih diperebutkan oleh 4 siswa peraih medali perak. Direncanakan proses seleksi dilakukan setelah mereka (5 siswa) mengikuti ujian UN susulan. Kelima siswa yang mengikuti ujian susulan UN tanggal 11 Mei - 15 Mei 2009 adalah : Paul, Brigitta, Sandoko, Dzuhri dan Andri. Semua kegiatan Tim Olimpiade Fisika Indonesia mulai dari proses seleksi, pembinaan hingga keberangkatan didanai oleh Departemen Pendidikan Nasional.

APhO tahun ini diselenggarakan dari tanggal 24 April sampai 2 Mei 2009. Olimpiade yang sempat dikhawatirkan terganggu oleh hangatnya suhu politik di Thailand berlangsung dengan tanpa gangguan sama sekali. Hampir semua negara yang menyatakan mau ikut di olimpiade akhirnya tetap mengirim tim untuk berkompetisi di APhO ini. Lima belas negara berkompetisi antara lain Brunei Darussalam, China, Chinese Taipei (Taiwan), India, Indonesia, Israel, Kazakhstan, Malaysia, Mongolia, Philippines, Sri Lanka, Tajikistan, Thailand, Turkmenistan, dan Vietnam.

Mohon doa restu seluruh masyarakat Indonesia, agar tim dapat meraih sukses di IPhO ke 40 Mexico, walaupun saat ini sedang dilanda flu babi. (TOFI)